Tujuan dalam Penelitian ini ada untuk menganalisis kebijakan pemberian asimilasi dan proses pembinaan narapidana yang ditempatkan di luar lembaga pemasyarakatan serta bentuk pengawasan terhadap pemberian Asimilasi pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah metode Hukum Empiris hal ini dengan cara memberikan wawancara terhadap responden di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banjarmasin mengenai Konsep serta syarat dan ketentuan pembinaan yang dapat menjadi Pertimbangan dalam Asimilasi bagi narapidana yang ditempatkan di Luar Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Banjarmasin. Hasil dari Penelitian ini adalah dalam proses pembinaan dilakukan tiga hal yaitu perencanaan, pembinaan, pelaksanaan pembinaan dan evaluasi Pembina. Akan tetapi dalam hal ini proses pembinaan masih ada beberapa hal yang menjadi penghambat dalam ketiga proses itu antara lain sarana pra sarana, masih kurangnya tenaga Pembina dalam pembinaan psikologi, serta masih ada beberapa warga binaan pemasyarakatan yang kurang memperhatikan pada saat proses pembinaan.
Copyrights © 2023