Slag merupakan limbah dari hasil pembuatan besi maupun baja selama di tungku Tanur yang diperoleh melalui beberapa macam proses sehingga menghasilkan jenis-jenis Slag seperti Granulated Blast Furnace Slag (GBFS), Basic Oxygen Furnace Slag (BOFS) dan Electric Arc Furnace Slag (EAFS). Di beberapa negara maju Slag telah di manfaatkan sebagai bahan dasar semen portland, sebagai material stabilisasi tanah, bahan penyubur tanah maupun sebagai media untuk bercocok tanam (rook-wool). Namun di Indonesia, pemanfaatan limbah Slag belum maksimal untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik bahan material jika dijadikan tambahan bahan material konstruksi dan perkerasan jalan melalui hasil analisa penelitian-penelitian terdahulu, di peroleh hasil bahwa Slag mengandung Silika yang tinggi sehingga dapat di manfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan semen (Blast Furnance Slag Portland Cement). Sifat fisik dan kimia dari Slag juga dapat di manfaatkan sebagai material pengganti agregat konstruksi beton dan perkerasan. Sehingga dapat mereduksi emisi karbon dioksida pada pemeroduksian semen dan mengurangi pengeksplorasian alam juga menjadi bahan material alternatif untuk kebutuhan rantai pasok material bahan kostruksi Indonesia dengan konsep ramah lingkungan.
Copyrights © 2024