SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 8, No 1 (2024): March

Pelatihan pembuatan Batik Ciprat untuk Siswa Sekolah Dasar di kecamatan Lasem

Teny Handhayani (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2024

Abstract

Abstrak Batik merupakan salah kain tradisional Indonesia yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Beberapa jenis batik di Indonesia berdasarkan cara pembuatannya yaitu batik tulis, batik cap, batik ecoprint, dan batik ciprat. Batik ciprat diproduksi dengan cara menggambar motif di atas kain putih menggunakan kuas atau mencipratkan malam cair sehingga membentuk pola yang diinginkan, kemudian diwarnai. Kegiatan ini  merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mitra salah satu sekolah dasar di Lasem. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah siswa sekolah dasar belum mengetahui cara pembuatan batik ciprat. Solusi yang ditawarkan yaitu memberikan pelatihan cara membuat batik ciprat kepada siswa. Pelatihan pembuatan batik ciprat untuk siswa sekolah dasar bertujuan untuk memperkenalkan cara pembuatan batik sederhana dan melatih kreativitas siswa.  Metode yang digunakan yaitu pelatihan cara membuat batik ciprat dengan praktik langsung yang dipandu oleh mentor. Sebelum pelatihan pembuatan batik ciprat, peserta belum mengetahui  dan belum memahami cara pembuatan batik ciprat. Setelah pelatihan, peserta dapat mempraktikkan cara pembuatan batik ciprat. Kata kunci: batik; batik ciprat; budaya; pelatihan. Abstract Batik is one of Indonesia's traditional fabrics which is recognized by UNESCO as an intangible cultural heritage. There are several types of batik in Indonesia based on how it is made, namely painting batik (batik tulis), printed batik (batik cap), ecoprint batik (batik ecoprint) and splashed batik (batik ciprat). Splashed batik is produced by drawing motifs on white cloth using a brush or splashing liquid wax to form the desired pattern, then colored This event is a community service and the partner is an elementary school in Lasem. The problem is that elementary students do not know how to make splashed batik. It offers a solution to give a workshop on how to make splashed batik to the students. The aims are to introduce a simple method for making a batik and practicing students' creativity. The method is the workshop on how to make splashed batik is delivered by a mentor and the participants practice it on site. Before the splash batik-making training, the participants did not know and did not understand how to make splash batik. This event successfully improved the participant's knowledge of splashed batik productions. The participants are also able to make their splash batik. Keywords: batik; cultural heritage; splash batik; wax.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...