JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
Vol 12, No 3

PENGARUH PUPUK KANDANG BEBEK DAN KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING

Muhammad Ridwan Priyanto (Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia)
Rini Susana (Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia)
Agus Hariyanti (Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2023

Abstract

Kubis bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.) merupakan tanaman sayuran jenis kol dengan bunga bewarna putih. Pupuk kandang bebek memiliki potensi dalam perbaikan sifat fisik tanah diantaranya memperbaiki struktur tanah, tanah menjadi ringan untuk diolah dan meningkatkan ketersediaan tahan air. Pupuk Kalium Nitrat (KNO3) merupakan jenis pupuk kimia dengan kandungan kalium dan nitrogen didalamnya. Pupuk KNO3 mengandung unsur nitrogen sebesar (1-14) % dan K2O sebesar (44-46) % yang dapat langsung terserap oleh tanaman dalam bentuk ion K+ dan segera tersedia bagi tanaman, sedangkan nitrat (NO3-) dapat langsung diserap oleh akar tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis interaksi antara pupuk kandang bebek dan KNO3 yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di green house Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dilaksanakan dari tanggal 25 Januari – 29 Maret 2022 dengan ketinggian tempat ± 2 mdpl. Penelitian ini menggunakan faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pupuk kandang bebek terdiri dari 3 taraf dan pupuk KNO3 3 taraf dengan 3 ulangan, setiap ulangan ada 4 sampel tanaman sehingga ada 108 tanaman. Faktor pertama adalah pupuk kandang bebek (B) yang terdiri dari 3 taraf yaitu b1 = 10 ton/ha ≈ 250 g/tanaman, b2 = 15 ton/ha ≈ 375 g/tanaman dan b3 = 20 ton/ha ≈ 500 g/tanaman. Faktor kedua adalah pupuk KNO3 (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : k1 = 150 kg/ha ≈ 3,75g/tanaman, k2 = 250 kg/ha ≈ 6, 25 g/tanaman dan k3 = 350 kg/ha ≈ 8,75 g/tanaman. Variabel yang diamati adalah volume akar (cm3), klorofil daun (spaad unit), berat kering tanaman (g), jumlah daun (helai), umur berbunga (hari), diameter krop (cm) dan berat krop/tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pupuk kandang bebek dan pupuk KNO3 pada semua variabel pengamatan, namun perlakuan pupuk kandang bebek sebesar 20 ton/ha ≈ 500 g/polybag dan  pupuk KNO3 350 kg/ha ≈ 8, 75 g/tanaman merupakan dosis yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jspp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Economics, Econometrics & Finance Environmental Science

Description

Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles ...