JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
Vol 3, No 3: Desember 2014

Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Kapur Tohor Terhadap Viabilitas Benih Mengkudu

kornelia nelis (Universitas Tanjungpura)
Tantri Palupi (Dosen)
Asnawati Asnawati (Dosen)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2023

Abstract

Benih mengkudu merupakan salah satu benih yang bermasalah dalam perkecambahanya, karena selain lama benihnya dapat berkecambah juga viabilitasnya rendah yaitu 30-45%, sehingga diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan viabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsentrasi dan lama perendaman  kapur tohor yang tepat untuk meningkatkan viabilitas benih mengkudu. Penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap dalam bentuk faktorial dalam 2 faktor, dimana faktor pertama adalah konsentrasi kapur tohor (A) yaitu (a0) 0g/l ; (a1) 15g/l; (a2) 30g/l; dan (a3) 45g/l dan faktor kedua adalah lama perendaman (B) yaitu (b1) 15 menit; (b2) 30 menit; (b3) 45 menit. Total perlakuan adalah 12 perlakuan dengan 3 ulangan, Setiap ulangan menggunakan 25 benih. Total keseluruhan diperoleh 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian konsentrasi kapur tohor sudah mampu meningkatkan viabilitas benih mengkudu, konsentrasi kapur tohor 15g/l efektif meningkatkan viabilitas benih mengkudu dengan tolok ukur DB (86%),  IV (8%), KCT (2,36%), dan KST (76%) dan lama perendaman 15-45 menit belum mampu meningkatkan viabilitas benih mengkudu. Kata kunci : Benih Mengkudu, Kapur Tohor, Konsentrasi, Lama Perendaman,                          Viabilitas

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jspp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Economics, Econometrics & Finance Environmental Science

Description

Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles ...