Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Segorong, Desa Mayak, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang. Waktu penelitian berlangsung dari tanggal 15 Mei sampai 28 Agustus 2022. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan perlakuan terbaik dari aplikasi plant growth promoting rhizobakteria (PGPR) dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap pertumbuhan setek lada pada tanah aluvial. Penelitian ini yaitu faktorial dengan pola rancangan acak kelompok yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah aplikasi PGPR yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu Tanpa PGPR dan Dengan PGPR dan faktor kedua adalah kompos TKKS yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 1:0, 1:1, 1:2, dan 1:3 . Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali dan setiap unit percobaan terdapat 5 sampel tanaman sehingga terdapat 120 tanaman. Variabel pengamatan meliputi persentase setek hidup, jumlah daun, jumlah ruas, panjang tunas, panjang akar, berat kering tunas dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Dengan PGPR dan kompos TKKS 1:1 dan 1:2 merupakan perlakuan yang sama baiknya, namun kompos TKKS 1:1 merupakan perlakuan yang lebih efisien untuk pertumbuhan setek lada.
Copyrights © 2023