Pengalaman bekerja di negara-negara maju dengan teknologi yang canggih seharusnya bisa menjadikan eks pekerja migran menjadi lebih adaptif dengan penggunaan teknologi digital dan bisa meningkatkan keterampilan. Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor penentu pengusaha eks pekerja migran mengadopsi teknologi digital dan pengaruh adopsi teknologi digital terhadap kinerja usaha yang dilihat dari beberapa faktor yakni factor demografi, factor bisnis, dan factor COVID-19. Studi ini meneliti 638 pelaku usaha yang masuk dalam Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) Kabupaten Cilacap periode Agustus 2022 menggunakan metode regresi logistik. Temuan penelitian ini adalah pelaku usaha eks pekerja migran lebih adaptif dalam penggunaan teknologi digital dan adopsi teknologi digital berpngaruh signifikan terhadap kinerja wirausaha. Temuan lainya ialah pelaku usaha eks pekerja migran tidak lebih produktif dibandingkan pelaku usaha non eks pekerja migran. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah penguatan kemampuan penggunaan teknologi digital melalui literasi singkat terutama kepada pelaku usaha eks pekerja migran yang masih berpendidikan rendah. Selain itu pemberdayaan eks pekerja migran tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi pentingnya regulasi agar terjadi transfer pengetahuan dan teknologi digital khususnya dari negara tujuan migran.
Copyrights © 2023