Salah satu program dalam Kurikulum Mandiri yang berusaha membentuk karakter siswa dan meningkatkan kemampuan mereka sesuai dengan nilai-nilai Pancasila adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan di Indonesia adalah melalui program P5. Selama ini, pendidikan di Indonesia cenderung lebih menekankan pada kemampuan kognitif (pengetahuan) siswa dibandingkan dengan komponen afektif (sikap) dan psikomotorik (keterampilan). Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan implementasi Program P5 dan menilai cita-cita pendidikan Islam yang dimasukkan ke dalam Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada penerapan Program P5 pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri 210 Jakarta. Penelitian ini menggabungkan jenis penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan betapa suksesnya Program P5 dalam Kurikulum Merdeka yang telah diterapkan di SMP Negeri 210 Jakarta. Pengembangan keterampilan, kemampuan, dan kompetensi siswa serta pembentukan karakter mereka yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila adalah tanda-tanda keberhasilan. Program P5 dalam Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 210 Jakarta telah dilaksanakan secara metodis, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian program. Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan Islam, baik moral, sosial, maupun akidah, dimasukkan ke dalam pelaksanaan program tersebut.
Copyrights © 2024