Bertujuan untuk mengetahui proses migrasi etnis tinghoa ke Indonesia, pembangunan masjid Cheng Ho, dan akulturasi budaya oleh Etnis Tionghoa. Seperti diketahui percampuran dua kebudayaan atau akulturasi sering di jumpai di Indonesia, seperti pada pembangunan Masjid Cheng Ho Surabaya. Kebiasaan atau budaya yang sering dilakukan oleh orang tionghoa menjadi berbaur dengan budaya yang ada di Indonesia seperti pada acara Cap Go Meh, perayaan hari- hari besar Imlek, CengBeng, Idul Fitri, IdulAdha, Isra Mi’raj dan juga upacara pernikahan yang dilakukan di Masjid Cheng Hoo. Metode penulisan yang digunakan dalam adalah kajian pustaka atau studi kepustakaan (Library Research) dimana studi kepustakaan adalah kegiatan mengumpulkan bahan dan materi yang berkaitan dengan penulisan yang berasal dari jurnal-jurnal ilmiah, literatur-literatur, dan penulis. Dilakukan untuk mendapatkan informasi yang bersifat teoritis sehingga pada jurnal ini memiliki landasan teori sebagai bentuk dari hasil ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh perubahan budaya karena adanya migrasi yang dilakukan oleh etnis tionghoa pada jaman dahulu, mulainya bangunan-bangunan yang bercorak budaya cina, arab, dan jawa pada Masjid Cheng Ho Surabaya. Unsur budaya tionghoa terlihat pada warna merah & kuning emas, sedangkan unsur budaya jawa terlihat bentuk Masjid yang seperti rumah adat jawa yaitu Joglo.
Copyrights © 2023