Self-efficacy calon guru matematika masih kurang. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis mengenai self-efficacy calon guru matematika sehingga dapat diketahui aspek self-efficacy yang perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis self-efficacy calon guru matematika dalam mengajar matematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak tiga orang calon guru matematika jurusan pendidikan matematika di Institut Pendidikan Indonesia. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon guru matematika memiliki keyakinan dalam penguasaan pengetahuan matematika, namun merasa kurang yakin bahwa dirinya mampu untuk menyampaikan materi matematika kepada siswa. Kurangnya keyakinan ini berakibat pada kemampuan pedagogis calon guru matematika.
Copyrights © 2020