Madani: Multidisciplinary Scientific Journal
Vol 2, No 1 (2024): Madani, Vol. 2, No. 1 2024

Peran Ibu dalam Mendidik Spritual Anak dalam Dakwah Kehidupan (Kajian Tafsir Dalam Surat Al-Lukman Ayat 13)

K, Kartini (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Feb 2024

Abstract

Peran ibu dalam mendidik anak tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan formal, tetapi juga melibatkan dimensi spiritual dan moral, khususnya dalam konteks dakwah kehidupan. Dakwah kehidupan mengacu pada upaya menyebarkan ajaran agama Islam dan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, ibu memiliki peran yang sangat penting sebagai agen pembentuk karakter anak. Ibu tidak hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga harus menjadi teladan dalam praktek-praktek sehari-hari yang mencerminkan ajaran Islam. Proses mendidik anak melibatkan penguatan nilai-nilai moral, seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan toleransi, yang merupakan dasar dari dakwah kehidupan. Ibu, sebagai figur utama di lingkungan keluarga, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan spiritual dan moral anak-anaknya. Dalam mendidik anak untuk memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, ibu perlu mengembangkan keterampilan komunikasi yang baik. Komunikasi yang efektif memungkinkan ibu untuk merangkul anak-anaknya dengan kasih sayang, memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai agama, dan membantu mereka menghadapi tantangan-tantangan moral dalam kehidupan modern. Melalui pendekatan yang holistik dan berkesinambungan, ibu dapat membimbing anak-anaknya untuk menjadi individu yang berakhlak baik, berpegang teguh pada nilai-nilai agama, dan mampu menghadapi dinamika kehidupan dengan keyakinan Islam. Dengan demikian, peran ibu dalam mendidik anak tidak hanya menciptakan generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk individu yang berkontribusi positif dalam masyarakat melalui dakwah kehidupan.

Copyrights © 2024