Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga dan nilai tukar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018-2022 baik secara parsial maupun secara simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 sampel yang merupakan data setiap bulan dari setiap variabel selama 5 tahun. Metode penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 2018-2022. Suku bunga memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 2018-2022. Nilai tukar memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 2018-2022. Faktor-faktor makro ekonomi yang diantaranya adalah inflasi, suku bunga dan nilai tukar secara bersama-sama memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 2018-2022. Faktor-faktor makro ekonomi mempengaruhi perubahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebanyak 48,3%.
Copyrights © 2024