Motivasi belajar siswa cenderung rendah, terlihat dari rasa ingin tahu siswa masih relatif rendah pada saat guru menjelaskan materi pembelajaran. Akibatnya ketika diberikan tugas masih ada siswa kebingungan dan akhirnya menyontek, bahkan ada beberapa siswa yang tidak mengerjakan tugas, sehingga perlu pemberian reward dan punishment secara tepat untuk memotivasi siswa dalam melakukan aktivitas belajar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian reward dan punishment untuk merangsang motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Boronadu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dan kesimpulan: pemberian reward dan punishment memberikan dampak pada proses belajar siswa, jadi yang sebelumnya malas belajar dengan adanya reward menjadi lebih semangat belajar, nilai siswa semakin meningkat, dan dengan pemberian punishment memberikan dampak efek jera pada siswa yang tidak mengerjakan tugas. Pemberian reward dan punishment merupakan cara yang cukup efektif untuk untuk merangsang motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Boronadu. Saran: 1) Guru disarankan memaksimalkan metode yang diberikan agar siswa lebih termotivasi dalam belajar, serta hendaknya profesional dalam memberikan reward dan terkhusus punishment dengan mempertimbangkan keadaan siswa. 2) Siswa hendaknya diharapkan lebih termotivasi dalam belajar dan dalam meningkatkan kemampuan belajarnya. 3) Sekolah hendaknya mengadakan evaluasi terhadap program-program yang telah direncanakan. 4) Orang tua hendaknya dapat mengawasi dan ikut serta dalam membangun motivasi belajar anak, dan orang tua juga diharapkan melakukan kerja sama dengan pihak sekolah agar perkembangan anak bisa mencapai hasil yang maksimal.
Copyrights © 2024