Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Empat tahap dalam setiap siklus adalah persiapan, kegiatan, evaluasi, dan revisi. Siswa kelas delapan (n=27) adalah partisipan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan formulir observasi, wawancara, dan ujian untuk mengukur hasil belajar siswa untuk mengumpulkan datanya. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan paradigma pembelajaran mandiri dapat meningkatkan prestasi akademik siswa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran mandiri lebih berinvestasi dalam pendidikan mereka, lebih mampu memahami konsep-konsep abstrak, dan lebih mampu menerapkan analisis dan pemikiran kritis ketika dihadapkan dengan tantangan baru. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran mandiri lebih terlibat dalam pendidikan mereka, mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang konsep-konsep mata pelajaran, dan menerapkan pemikiran yang lebih kritis untuk memecahkan masalah.
Copyrights © 2024