Penelitian ini berkaitan dengan analisis strategi guru dalam meningkatkan kosakata di kelas VII SMP Negeri 1 Teluk Dalam. Pengajaran kosakata bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa dan juga harus dilengkapi dengan strategi yang cocok untuk siswa. Para guru menggunakan strategi untuk meningkatkan dan memperkaya kosakata siswa serta memperlancar proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris dalam mengajar kosakata dan penerapan strategi tersebut dalam interaksi kelas. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat lima strategi yang digunkan oleh guru Bahasa Inggris selama interaksi kelas, yaitu (1) kata-kata untuk setiap hari, (2) pendapat ekslusif, (3) redefenisi kontekstual, (4) prediksi, definisi, dan koneksi, (5) “apa arti nama?”. Implementasi strategi yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris kepada siswa (1) memperkenalkan kata-kata lisan dan tulisan seperti berdoa, salam, permisi, dan sebagainya, (2) memilih kata-kata yang berkaitan dengan materi, tidak berkaitan dengan materi dan ambigu, (3) mendefinisikan kalimat dengan menggunakan kamus kemudian mendefinisikan ulang dengan memodifikasi kalimat, (4) memprediksikan definisi kata atau kalimat berdasarkan hubungannya dengan konteks, (5) mencari kosakata baik kata atau kalimat dan maknanya yang dibuat dalam sebuah tabel atau mind mapping, dan menggunakan kamus secara rutin. Strategi-startegi tersebut relevan untuk mengajarkan kosakata kepada siswa karena guru dapat mengabungkan lebih dari satu strategi dalam satu pertemuan. Dapat disimpulkan bahwa startegi tersebut dapat membantu meningkatkan penguasaan kosakata siswa, lebih memperkaya dan meningkatkan kemampuan Bahasa Inggrisnya. Oleh karena itu, disarankan kepada guru Bahasa Inggris untuk menerapkan strategi-strategi tersebut dalam proses belajar mengajar.
Copyrights © 2024