Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam cerita rakyat Sasak Cupak-Gerantang Karya Sagimun M.D. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa kata-kata, kalimat-kalimat atau teks-teks yang terdapat dalam Cerita rakyat Sasak ‘Cupak-Gerantang’. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan dengan mengumpulkan informasi dan data dengan mencatat, memilah, dan menelaah nilai pendidikan, berupan nilai pendidikan agama, moral, dan sosial dalam cerita Cupak-Gerantang. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: Mengidentifikasi, Mengklasifikasikan, Mendeskripsikan, Menganalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pendidikan yang paling dominan adalah nilai pendidikan moral yaitu 24 kutipan yang meliputi disiplin, rendah hati, komitmen, keteladan, dan solidaritas. Selanjutnya, nilai pendidikan agama menempati urutan kedua, yaitu 18 kutipan yang meliputi akhlak kepada agama ‘ketaqwa’, akhlak pada manusia, dan akhlak peribadi. Nilai pendidikan yang paling akhir adalah nilai pendidikan sosial, yaitu 15 kutipan, yang meliputi kerjasama, mufakat dan tolong menolong. Hal ini berarti bahwa cerita rakyat Sasak ‘Cupak-Gerantang’ dapat digunakan di sekolah tetapi harus disesuaikan dengan karakteristik siswa. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa cerita ini cukup bagus untuk dijadikan sebagai dasar untuk membentuk nilai-nilai pendidikan peserta didik oleh para guru, mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan menengah.
Copyrights © 2024