Tuberkulosis anak lebih sulit untuk didiagnosis karena tidak memiliki gejala yang khas. Peningkatan risiko TB pada anak meningkatkan urgensi terhadap pencegahan penyakit tersebut sedini mungkin melalui pemberian edukasi kesehatan dengan pendekatan kepada keluarga dan lingkungan terdekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu yang berkunjung ke posyandu dan kader posyandu tentang TB pada anak melalui metode One-Group Pretest-Posttest Design dengan edukasi menggunakan media visual. Terdapat seratus empat puluh partisipan yang berasal dari Desa Sayang dan Hegarmanah Kecamatan Jatinangor, Sumedang, Jawa barat yang mengikuti rangkaian penelitian ini dengan mengikuti pre-test, kemudian diberikan intervensi edukasi melalui poster dan dievaluasi melalui post-test. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu dan kader posyandu setelah intervensi edukasi kesehatan menggunakan poster dengan rata-rata total skor pre-test 5.87 menjadi 8.9 pada post-test.
Copyrights © 2024