Implikatur percakapan sering muncul dalam tindak komunikasi suatu kelompok, baik implikatur percakapan berdasarkan prinsip kerja sama maupun berdasarkan prinsip sopan santun. Pemahaman terhadap implikatur percakapan akan lebih memperlancar proses komunikasi. percakapan adat (huhuo hada) adalah interaksi yang dilakukan oleh pengetua-pengetua adat untuk menjelaskan dan menguraikan tata cara pelaksanaan adat yang telah digariskan oleh leluhur kita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun fokus dalam penelitian ini “bagaimanakah implikatur percakapan adat (huhuo hada) berdasarkan prinsip sopan santun pada pesta pernikahan? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implikatur percakapan adat (huhuo hada) berdasarkan prinsip sopan santun pada pesta pernikahan. Berdasarkan temuan penelitian dan hasil analisis data percakapan adat, didapati bahwa penutur percakapan telah memenuhi tiga maksim percakapan seperti yang telah difokuskan oleh peneliti yaitu maksim kebijaksanaan, maksim penghargaan dan maksim kesederhanaan. Berdasarkan hasil temuan penelitian, peneliti memberi saran yaitu (1) diharapkan kepada pembaca agar tidak hanya sekedar menanggapi percakapan adat secara struktural, tetapi perlu memahami dan mengapresiasinya karena di dalam percakapan adat ada pesan-pesan tertentu yang masih implisit atau tersembunyi, (2). Diharapkan penelitian ini dapat dilanjutkan demi pengembangan pemahaman sastra lisan yang lebih baik lagi, (3) Diharapkan kepada masyakat Nias untuk selalu menngunakan bahasa Nias yang benar tanpa menngunakan campur kode atau alih kode pada saat berbicara.
Copyrights © 2023