Efforts to think carefully in the learning process will provide students with critical thinking skills, namely: becoming strong problem solvers, mature decision makers, and will be more focused in analyzing the knowledge they already have. In this research, researchers used the REACT learning strategy as an effort to optimize learning activities to train critical thinking skills. A student has gone through an active learning process if he is able to demonstrate critical thinking skills, understand a problem, connect one information with other information, so that various perspectives emerge, and find a solution to a problem. In this research, the REACT strategy can optimize learning activities through cycle 1 with an achievement of 66.73% and an increase in learning activities in cycle 2 of 77.12%. The REACT strategy is also able to develop students' character to socialize in carrying out learning activities. With the development of fairly good social attitudes (74.62%), it also influences cognitive abilities with an achievement of 77%. Efforts to optimize learning activities accompanied by developing the affective domain resulted in competency test achievement of 81.52%. Thus, through the REACT strategy, learning activities can be increased which are able to build students' critical thinking skills to analyze "Monohybrid" questions thoroughly. ABSTRAKUpaya berpikir cermat dalam proses belajar akan menjadi penghantar siswa memiliki kemampuan berpikir kritis, yaitu: menjadi pemecah masalah yang tangguh, pembuat keputusan yang matang, dan akan lebih terarah dalam menganalisa pengetahuan yang sudah dimilikinya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan strategi pembelajaran REACT sebagai upaya mengoptimalkan aktivitas belajar untuk melatih keterampilan berpikir kritis. Seorang siswa sudah melalui proses belajar aktif jika ia mampu menunjukkan keterampilan berpikir kritis, memahami sebuah masalah, menghubungkan informasi satu dengan informasi lain, sehingga akan muncul berbagai perspektif, dan menemukan solusi dari suatu permasalahan. Dalam penelitian ini, strategi REACT dapat mengoptimalkan aktivitas belajar melalui siklus 1 dengan ketercapaian 66,73% dan tercapai peningkatan aktivitas belajar dalam sikus 2 sebesar 77,12%. Strategi REACT juga mampu mengembangkan karakter siswa untuk bersosialisasi dalam melakukan aktivitas belajar. Dengan berkembangnya sikap sosial yang cukup baik (74,62%), berpengaruh pula terhadap kemampuan kognitif dengan ketercapaian 77%. Upaya mengoptimalkan aktivitas belajar dengan diiringi pengembangan ranah afektif memperoleh ketercapaian uji kompetensi sebesar 81,52%. Dengan demikian melalui strategi REACT, dapat meningkatkan aktivitas belajar yang mampu membangun kemampuan berpikir kritis siswa untuk menganalisis soal-soal “Monohibrid” secara tuntas.
Copyrights © 2024