Penelitian ini dilaksanakan pada dasarnya untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah yakni menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan media offline (permainan dadu sejarah) dan media online (kuis kahoot). Permasalahan dalam penelitian ini ditemukan pada saat pelaksanaan observasi awal Praktik Pengalaman Lapangan 2 yang terlaksana di SMA Negeri 7 Pontianak kelas X.B. Pada awal pembelajaran teridentifikasi kasus, antara lain peserta didik tidak mendengarkan materi yang disampaikan guru, peserta didik terlihat banyak yang menguap ketika pembelajaran berlangsung, selain itu, hasil profiling melalui asesmen diagnostik dari 36 peserta didik hanya ada 2 anak yang menyukai pembelajaran sejarah. Dari permasalahan tersebut memberikan dampak pada keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran sejarah kurang aktif. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, untuk menghadapi kendala tersebut harus dapat menerapkan pembelajaran yang menarik, inovatif dan menyenangkan. Salah satu alternatif yang diterapkan dalam pembelajaran sejarah adalah dengan memadukan model dan media pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan adalah Problem Based Learning sedangkan media yang digunakan adalah offline (permainan dadu) dan online (Kahoot). Perpaduan model dan media ini memiliki potensi menjadikan pembelajaran sejarah menyenangkan dan berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2023