Fenomena yang terjadi pada SDN Kincang 03 Jiwan Kabupaten Madiun berdasarkan hasil pengamatan penulis bahwa kepala sekolah jarang mengadakan rapat dengan personil sekolah untuk membicarakan tentang kemajuan sekolah, khususnya membahas tentang peningkatan kinerja guru baik berkenaan dengan dengan program, pelaksanaan dan maupun hasil pencapaian tentang pelaksanaan supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil peningkatan kinerja Guru Kelas IV SDN Kincang 03 dengan mengambil objek serta narasumber Kepala Sekolah dan Guru Kelas IV. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa proses penerapan manajerial Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru Kelas IV di SDN Kincang 03 Jiwan meliputi penyusunan rencana kegiatan, memimpin guru dan staf, pengelolaan sarana dan prasarana dengan baik, penciptaan budaya dan iklim kerja yang kondusif. Faktor pendukung dan penghambat proses penerapan manajerial Kepada Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru Kelas IV di SDN Kincang 03 Jiwan yaitu dengan kemampuan manajerial Kepala Sekolah mampu untuk meningkatkan kinerja Guru, melalui menciptakan tertib administrasi, lingkungan yang kondusif, sarana dan prasarana yang memadai dan dukungan warga sekolah. Di samping itu, penghambatnya adalah keterbatasan media pembelajaran, sebagian guru belum menguasai teknologi pendidikan dan metode pembelajaran yang digunakan belum tepat. Solusinya adalah pengadaan media pembelajaran, perlu diadakan pengarahan serta pelatihan kepada guru dan tenaga kependidikan sehingga dapat menguasai teknologi pendidikan dan menerapkan metode pembelajaran dengan baik. Hasil proses penerapan manajerial Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru Kelas IV di SDN Kincang 03 Jiwan sudah baik. Hal ini dilihat dari penilaian kinerja Guru melalui evaluasi nilai dengan rata-rata 61.25 kemudian pada akhir penelitian meningkat menjadi 80.00.
Copyrights © 2023