Acintya
Vol. 15 No. 2 (2023)

PERFORMATIVITAS RITUAL MANGULOSI DALAM PERKAWINAN ADAT MASYARAKAT BATAK TOBA

Tama, Krisna (Unknown)
Lephen, Purwanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2023

Abstract

ABSTRACTThe mangulosi ritual is part of the ulaon unjuk ritual ceremony in Toba Batak marriages. This research analyzes the performativity of the mangulosi ritual based on an "is" performance perspective. The method used is qualitative with a theater anthropology approach. The results showed that the mangulosi ritual is a spectacle that allows active interaction between the presenter and the audience. The historical condition of the culture of the Toba Batak people who do not have performing arts performances outside of traditional ceremonies, so traditional ceremonies become one of the places to watch performances. As a performance continuum, the mangulosi ritual has some basic similarities with theater. These similarities are that it has a specific time, gives symbolic value to objects, is non-productive, has certain rules, and is often held in special places. It can be a limitation of the mangulosi ritual event ("is") a performance that has similarities with theater referring to the cultural context of the Toba Batak community. Keyword: Mangulosi, Performativity, Theater Anthropology, Performance ABSTRAKRitual mangulosi merupakan bagian dari upacara ritual ulaon unjuk dalam perkawinan masyarakat Batak Toba. Penelitian ini menganalisis performativitas ritual mangulosi berdasarkan perspektif “adalah” pertunjukan (“is” performance). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan antropologi teater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual mangulosi merupakan sebuah tontonan yang memungkinkan interaksi aktif antara penyaji dan penonton. Hal tersebut didukung oleh kondisi historis budaya masyarakat Batak Toba yang tidak memiliki seni pertunjukan yang dipergelarkan di luar upacara adat, sehingga upacara adat menjadi salah satu tempat untuk menyaksikan pertunjukan. Sebagai salah satu kontinum dari performance, ritual mangulosi memiliki beberapa persamaan dasar dengan teater. Beberapa persamaan tersebut adalah memiliki waktu tertentu, pemberian nilai simbolik pada objek, bersifat non produktif, memiliki aturan tertentu, dan kerap diselenggarakan di tempat-tempat khusus. Hal tersebut dapat menjadi pembatas peristiwa ritual mangulosi adalah pertunjukan (“is”) performance yang memiliki persamaan dengan teater mengacu pada konteks kebudayaan masyarakat Batak Toba. Kata kunci: Mangulosi, Performativitas, Antropologi Teater, Pertunjukan

Copyrights © 2023