Penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan dan kelulushidupan kepiting bakau (Scylla Serrata) yang diberikan pakan alami yang berbeda . Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan di CV Elitsm NTT Kelurahan Oesapa barat Kota Kupang. Dalam penelitian ini ikan uji yang digunakan yaitu kepiting bakau sebanyak 24 ekor dengan berat dengan berat 70-90 gram. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan, dengan A = pemberian ikang parang-parang sebanyak 5% dari berat kepiting bakau, B= pemberian pakan belut sebanyak 5% dari berat kepiting bakau, C = Pemberian pakan usus ayam sebanyak 5% dari berat kepiting bakau dan D= pemberian pakan keong sawah sebanyak 5% dari berat kepiting bakau. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak,kelulushidupan, kualitas air, dan jumlah kepiting molting. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan mutlak dan molting tertinggi terdapat pada perlakuan D yaitu pemberian keong sawah 5%, dan kelulushidupan pada semua perlakuan 100%.Kata kunci : Kepiting bakau; ikan parang-prang; belut sawah; usus ayam; keong sawah; pertumbuhan; molting; kelulushidupan; kualitas air
Copyrights © 2023