Latar Belakang: Insomnia merupakan salah satu gejala yang muncul pada wanita menopause. Terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi insomnia diantaranya akupresur dan aromaterapi lavender. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan akupresur dan aromaterapi lavender dalam mengatasi insomnia pada wanita menopause di Puskesmas Oesapa Kupang NTT pada kelompok akupresur dan kelompok aromaterapi lavender. Metodologi: Penelitian quasi eksperiment ini menggunakan rancangan two group design pre and post test. Jumlah sampel penelitian yaitu 34 orang, 17 orang kelompok akupresur dan 17 orang kelompok aromaterapi lavender. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total 34 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Insomnia Rating Scale KSPBJ-IRS (Kelompok Studi Psikiatri Biologi Jakarta). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara akupresur dan aromaterapi untuk mengurangi insomnia pada wanita menopause yaitu dengan nilai rata-rata sejumlah 11,88 dengan akupresur dan nilai rata-rata sejumlah 12,06 dengan aromaterapi lavender. Kesimpulan dan Saran: Aromaterapi lavender lebih efektif dibandingkan dengan akupresur dalam mengatasi insomnia pada wanita menopause. Kedua terapi tersebut dapat dijadikan sebagai terapi alternatif untuk mengatasi insomnia pada wania menopause.
Copyrights © 2024