Pondok pesantren adalah suatu lembaga pendidikan agama Islam yang tumbuh serta diakui masyarakat sekitar, dengan sistem asrama dimana santri menerima pendidikan agama melalui sistem pengajian atau madrasah yang sepenuhnya berada dibawah naungan dari seorang atau beberapa orang kyai. Pondok pesantren mempunyai tujuan untuk mempersiapkan santri untuk menjadi orang yang pandai ilmu agama dan mengamalkanya, serta memiliki tujuan untuk membimbing santri dalam membentuk karakter berakhlak mulia sehingga sanggup menjadi muballigh kepada masyarakat. Oleh karena itu, hal ini penting untuk mendirikan pondok pesantren di daerah-daerah, terutama daerah terbelakang yang mana minimnya pengetahuan intelektual dan agama. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh berdirinya pondok pesantren terhadap perilaku keagamaan masyarakat. Penelitian ini bersifat survey lapangan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sumber data dalam penelitian dapat diperoleh dari pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh berdirinya pondok pesantren An-Nur terhadap perilaku keagamaan masyarakat memiliki manfaat yang sangat banyak yakni mampu memprakarsai berdirinya masjid besar, mampu mendirikan organisasi-organisasi ke Islaman, mampu membangun Yayasan Pendidikan agama islam dan mampu membentuk acara-acara keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh santri dan warga. Selain itu pengaruh positif dibuktikan bahwa setiap acara keagamaan warga dusun Cigulingharjo selalu turut andil dalam melaksanakan acara mulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan lansia. Interaksi antara santri dengan masyarakat dusun Cigulingharjo sangatlah baik, dengan hubungan saling kerja sama, gotong royong dan saling menghormati.
Copyrights © 2024