ABSTRAK Latar Belakang: Kualitas pelayanan rumah sakit dapat diketahui dari penampilan profesional personil, efisiensi dan efeksitas pelayanan yang diberikan. Kesehatan gigi dan mulut sering kali menjadi prioritas yang kesekian bagi sebagian orang. Data kesehatan gigi meliputi indicator status kesehatan gigi, indikator perilaku kesehatan gigi dan indicator jangkauan pelayanan. Upaya kesehatan gigi perlu ditinjau dari aspek lingkungan, pengetahuan, pendidikan, kesadaran dan penanganan kesehatan gigi termasuk pencegahan dan perawatan. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, bukti fisik, pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap kesehatan gigi dan mulut pasien poliklinik gigi RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 130 responden dan sampel penelitian ini 98 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji regresi logistic biner menggunakan aplikasi SPSS. Hasil: Terdapat pengaruh yang signifikan yaitu, kehandalan terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,008), daya tanggap terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,005), jaminan terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,001), pengetahuan terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0.009) dan sikap terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,010). Kesimpulan: Terdapat pengaruh kehandalan, daya tanggap, jaminan, pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan gigi dan mulut. Direkomendasikan kepada RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar untuk lebih memperhatikan kualitas pelayanan khususnya pada aspek jaminan dan pengetahuan pasien agar dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. ABSTRACT Background: The evaluation of hospital service quality is a multifaceted construct, discernible through the professionalism of staff, as well as the efficiency and effectiveness of the provided services. Despite its critical importance, dental and oral health frequently occupies a lower tier of priority for many individuals. Health metrics for dental care include indicators of dental health status, dental health behavior indicators, and service reach indicators. The approach to dental health care should encompass considerations of environmental factors, knowledge, education, awareness, and the management of dental health, including both prevention and treatment. Objective: To analyze the effect of reliability, responsiveness, assurance, empathy, physical evidence, knowledge, attitudes and actions on the oral health of dental polyclinic patients at Dr. Tadjuddin Chalid Hospital Makassar. Method: Adopting a quantitative research methodology, this study utilizes a cross-sectional approach. The research population consisted of 130 respondents, with a sample of 98 individuals. Data were collected using questionnaires and analyzed through binary logistic regression using the SPSS software suite. Results: There is a significant influence, namely, reliability on oral health (p=0.008), responsiveness to oral health (p=0.005), assurance of oral health (p=0.001), knowledge of oral health (p=0.009) and attitudes towards oral health (p=0.010). Conclusion: The study concludes that reability, responsiveness, assurance, knowledge, and attitude significantly influence dental and oral health. It is recommended for Dr. Tadjuddin Chalid Hospital in Makassar to enhance service quality, particularly focusing on assurance and patient knowledge, to improve dental and oral health outcomes.
Copyrights © 2024