Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Promotion Mix Terhadap Keputusan dalam Memilih Pelayanan Kesehatan Di Klinik Physiota Kabupaten Pangkep Wahyuni, Eka; Muchlis, Nurmiati; Amelia, A. Rizki
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (Agustus, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i2.52

Abstract

Bauran promosi merupakan bentuk komunikasi pemasaran dengan menyebarkan informasi, mempengaruhi/ membujuk atau mengingatkan layanan kepada konsumen sehingga mereka dapat menerima, membeli, dan loyal pada produk/layanan yang ditawarkan. Pelayanan kesehatan salah satunya fisioterapi perlu mendesain program pemasaran agar mendapat respon yang baik dari konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran bauran promosi terhadap keputusan dalam memilih pelayanan kesehatan dilihat dari persepsi pasien di Klinik Physiota Kabupaten Pangkep yang dilihat dari lima aspek bauran promosi yaitu periklanan, penjualan pribadi, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan pemasaran langsung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa bauran promosi klinik sudah tergolong baik. Kesimpulan dari penelitian ini ialah dari hasil penelitian mengenai gambaran bauran promosi klinik sudah tergolong baik, hal ini dikarenakan pasien merasa puas dengan bauran promosi yang dilakukan klinik physiota.
Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Senam Lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Liskha Ayuningrum; Haeruddin; Muchlis, Nurmiati
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.125

Abstract

Senam lansia adalah salah satu dari program lanjut usia yang dapat dipilih lansia sebagai aktivitas fisik. Efektifitas pelaksanaan senam lansia ditentukan oleh bagaimana lanjut usia berpartisipasi di dalamnya dan bagaimana keluarga memberi dukungan kepada lansia berupa sikap kepedulian, perhatian, serta bantuan baik secara informasional maupun instrumental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan senam lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian diambil dengan cara total sampling sebanyak 31 sampel. Metode analisis data menggunakan uji univariat, uji bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dukungan keluarga yang cukup, terdapat 11 responden (35,5%) yang patuh, 1 responden (3,2%) yang tidak patuh. Pada tingkat dukungan keluarga yang kurang, terdapat 6 responden (19,4%) yang patuh, 13 responden (41,9%) yang tidak patuh. Nilai p=0,000 (p < α=0,05). Hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kepatuhan senam lansia. Berdasarkan distribusi lansia ditinjau dari dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan senam lansia bahwa semakin baik dukungan keluarga maka semakin baik tingkat kepatuhan dalam melakukan senam lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2020.
Studi Ketidakpatuhan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar Ahmad, Mirna; Muchlis, Nurmiati; Haeruddin
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 5 (Februari, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i5.171

Abstract

Kepatuhan peserta mandiri membayar iuran BPJS di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar belum maksimal. Hal ini terlihat dari jumlah peserta mandiri yang menunggak sebanyak 54.3% dari peserta mandiri terdaftar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam tentang ketidakpatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar yang dilihat dari empat faktor ketidakpatuhan, yaitu tingkat pendapatan, pengetahuan, persepsi dan motivasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan kunci yakni peserta BPJS Kesehatan Mandiri yang pernah atau sedang mengalami penunggakan pemabayaran iuran BPJS Kesehatan Mandiri sebanyak 6 informan biasa dan 1 informan kunci yang didapatkan dari kriteria pengambilan informan yang terlah ditentukan. Analisis data dengan menggunakan teknik triangulasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa semua informan memiliki pendapatan rendah dan tidak patuh dalam membayar iuran, Semua informan memiliki pengetahuan yang tinggi tetapi tidak patuh dalam membayar iuran, semua informan memiliki persepsi negatif dan tidak patuh dalam membayar iuran dan semua informan memiliki motivasi positif tetapi tidak patuh dalam membayar iuran. Kesimpulan dari penelitian ini ialah semua informan mengalami ketidakpatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan Mandiri disebabkan oleh faktor pendapatan, pengetahuan, persepsi dan motivasi. Disarankan kepada pihak BPJS untuk memberikan sosialisaisi atau informasi kepada peserta BPJS Kesehatan tentang Program BPJS Kesehatan dan mempertimbangkan pembuatan layanan pemberitahuan berbasis online untuk mengingatkan peserta agar melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan tepat waktu.
Pengaruh Sosial Budaya dan Sosial Ekonomi Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Rahmayanty, Nurul; Muchlis, Nurmiati; Bur, Nurfardiansyah
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 1 (Juni, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.202

Abstract

Pemanfaatan posyandu merupakan salah satu usaha pendekatan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan primer, semakin tinggi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, semakin meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosial budaya dan sosial ekonomi terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Lansia Desa Mario wilayah kerja Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dengan 40 sampel lansia. Pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data/informasi yaitu dengan metode daftar pertanyaan atau kuesioner. Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS 26.0 For Windows yang dianalisis kemudian menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,095>0,05), kepercayaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan lansia dengan p-value (0,072>0,05), kebiasaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,710>0,05), pendapatan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,281>0,05), dan pengeluaran tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,068>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah semua variabel yakni sosial budaya dan sosial ekonomi tidak ada berpengaruh terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Saran penelitian adalah diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain mengenai pemanfaatan posyandu dengan metode analisis yang berbeda seperti kualitatif.
- Pengembangan Wawasan Kewirausahaan Berbasis Halal Knowledge di Desa Belapunranga Kec. Parangloe Kab. Gowa Provinsi Sulawesi Selatan: - Nusran, Muhammad; Lantara, Dirgahayu; Muchlis, Nurmiati; Faisal AR Pelu, Muhammad
Window of Community Dedication Journal Vol. 02 No. 02 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v2i02.936

Abstract

One of the main references for consumers in making requests for goods and services is to pay close attention to the halal label. In fact, only about 86% of MSME products in Indonesia are registered with halal certificates. Islamic boarding schools should be a place to socialize the importance of halal certification, as well as encourage entrepreneurship for students and the surrounding community. This, in fact, has not been in line with expectations, especially in remote areas. Educators do not yet have adequate scientific knowledge regarding halal certification procedures, as well as entrepreneurship. On the one hand, boarding school administrators are still required to meet operational costs to develop pesantren. On the other hand, many of the surrounding communities still have low socioeconomic status coupled with low education. This Community Partnership Program aims to solve problems in a comprehensive and sustainable manner through efforts to increase awareness and an entrepreneurial ethos based on "Halal Knowledge" in Remote Villages. The types of activities consist of Halal Product-Based Entrepreneurship Training, Halal Awareness Raising Training, Training Tips for Managing PIRT Permits and Halal Certification for Products to be Marketed and “Juleha” (Halal Slaughter) and RPH (Slaughterhouse) Training. The implementation of the activity is carried out in three stages, namely the planning stage, the preparation stage and the implementation stage. After the activities are carried out, monitoring and evaluation activities are carried out to assess the effectiveness of the programs that have been implemented. Location The activity was carried out at the Muhammadiyah Hizbul Wathan Islamic Boarding School, Kasimburang Hamlet, Belapunranga Village, Gowa Regency. The conclusion obtained is that there is an increase in the knowledge and understanding of teachers, students and the surrounding community about the importance of halal products, increasing awareness and an entrepreneurial ethos based on "halal knowledge" in Kasimburang hamlet.
Pola Pencarian Pengobatan Masyarakat pada Masa Pandemi Covid 19 di Kelurahan Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar Nurlena; Andi Multazam; Muchlis, Nurmiati
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 2 (Agustus, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.195

Abstract

Salah satu yang di hadapi oleh masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan adalah keengganan untuk berkunjung ke tempat-tempat keramaian salah satunya adalah fasilitas pelayanan Kesehatan. Masyarakat merasa cemas jika harus berkontak langsung dengan orang banyak serta dengan petugas kesehatan, hal ini dikarenakan banyaknya berita mengenai Covid, penyebaran Covid, serta banyaknya korban Covid yang di rawat maupun yang meninggal dunia. Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai pola pencarian pengobatan masyarakat di masapandemi Covid-19 di Kelurahan Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengeksplorasi secara mendalam dengan pendekatan studi naratif yang berfokus pada narasi dan cerita tentang pola pencarian pengobatan masyarakat di masa pandemi Covid-19, melalui wawancara mendalam (Indepth Interview), dan dokumentasi secara terus menerus selama penelitian berlangsung.Jumlah informan biasa sebanyak 10 orang, namun yang peneliti dalami 4 orang. Kesimpulannya pemilihan pengobatan masyarakat Kelurahan Minasa Upa berpola, sebagian besar masyarakat cenderung memilih melakukan pengobatan sendiri. Hal ini disebabkan karena masyarakat takut untuk ke pelayanan kesehatan karena jika memeriksakan ke rumah sakit lebih beresiko di masa pandemi, sehingga masyarakat memilih pengobatan yang bisa masyarakat tangani sendiri dengan membeli obat yang banyak orang konsumsi yaitu paracetamol. Adapun yang memilih pelayanan kesehatan, serta ada yang memanggil tenaga kesehatan ke rumahnya. Motivasi masyarakat ingin sembuh dan keyakinan bahwa meminum obat dari apotek dapat mengobati penyakit yang di derita. Begitupun dengan informan yang melakukan pengobatan ke pelayanan kesehatan serta informan yang memanggil tenaga kesehatan ke rumahnya yang ingin kesembuhan lebih maksimal. Sikap masyarakat Kelurahan Minasa Upa sudah merasa bahwa pengobatan yang dilakukan aman dan efektif dan mereka memilih pengobatan yang menurut mereka baik untuk dilakukan. Hal ini dapat dilihat dari kebiasaan masyarakat ketika sakit langsung mengobati dirinya sendiri dengan membeli obat di apotek selain itu dipengaruhi juga oleh pengalaman sakit sebelumnya sehingga sudah mengerti apa yang seharusnya dilakukan untuk mengobati sakit yang dialami.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawat Tentang Patient Safety Di Ruang Perawatan RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar Irdawati; Ahri, Reza Aril; Muchlis, Nurmiati
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 4 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i4.522

Abstract

Hasil obesrvasi data awal didapatkan jumlah perawat pada Rumah Sakit umum Daerah Haji Padjonga Daeng Ngalle 147 PNS dan 254 tenaga sukarela sedangkan jumlah perawat yang berada di ruang perawatan 215 perawat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku perawat tentang patient safety di ruang perawatan RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pendekatan cross secsional study, dimana pengambilan data dilakukan dalam satu waktu yaitu dimana peneliti hanya sekali saja melakukan pengukuran terhadap subyek penelitian. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel acak (probability sampling) yaitu setiap subyek dalam populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih atau tidak terpilih sebagai sampel yakni jenis acak sederhana (simple random sampling).Hasil analisis chi-square tidak terdapat hubungan antara variabel sikap perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.329). pada analisis chi-square Terdapat hubungan antara variabel pengetahuan perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.000). kemudian Tidak terdapat hubungan antara variabel motivasi perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.145). Bagi pihak rumah sakit sebaiknya meningkatkan managemen keperawatan sehingga penerapan patient safety semakin meningkat, tidak hanya didukung dari segi pengetahuan tapi juga dengan sikap dan motivasi perawat.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Antenatal Care (ANC) pada Masa Pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Firzia, Alda; Muchlis, Nurmiati; Amelia, Andi Rizki
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 5 (Februari, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i5.672

Abstract

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, banyak pembatasan hampir ke semua layanan rutin termasuk pelayanan Antenatal Care (ANC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) pada masa pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 Responden. Metode analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan uji chi-square dan Fisher’s Exact Test. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan bermakna antara akses dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0.020 <0.05), ada hubungan bermakna antara sikap petugas kesehatan dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0,010 <0,05), ada hubungan bermakna antara jarak kehamilan dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0.021 <0.05), ada hubungan bermakna antara nilai sosial budaya dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0.012 <0.05) di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Adapun saran peneliti terkait penelitian ini ialah kepada petugas kesehatan lebih memperbanyak penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan ibu khususnya mengenai resiko jarak kehamilan yang sangat dekat, meningkatkan kepercayaan masyarakat tentang pemanfaatan Antenatal Care (ANC) serta petugas kesehatan sebaiknya tidak hanya dikunjungi melainkan petugas kesehatan juga mengunjungi masyarakat yang masih merasa tempat pelayanan Antenatal Care (ANC) sulit dijangkau.
The Cost Analysis of Human Resources Development Stunting Prevention Hairuddin; Reza Aril Ahri; Nurmiati Muchlis; Masriadi; Nurul Susanti
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 3 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i3.15777

Abstract

Background: The basic health research report in 2018 stated that stunting in children in Indonesia hadreached 30.8%, some public helath centre have not got a particular allocation of funds for the developmentof maternal and child health workers to prevent stunting. It can slow down the program to accelerate thereduction in stunting rates that has been promoted by the government. analyzing direct and indirect costs ofdeveloping human resources for stunting prevention in Enrekang District, Indonesia. Material and Methods:The research method used is qualitative research with an analytic survey approach. The data used in thisstudy are secondary data and primary data obtained from interviews with related parties. Results: This typeof qualitative research was collected using in-depth interview techniques. The results show that the directcost selection and recruitment is IDR. 10,484,000, indirect cost is IDR. 1,800,000 and Total cost IDR.12,284,000; the direct cost for one-time training and human resource development is IDR. 9,500,000 and theindirect cost is IDR. 33,600,000.Conclusion: Reaching the Human Resources Development (HRD) budgetof IDR. 304,086,533 can only effectively reduce stunting by 3.1% so that achieving the 2023 target of 15%is difficult to meet. The government concerned is expected to increase the HRD Fund to achieve the 2023target.
Pola Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Penanganan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Maiwa sebagai Lokasi Khusus Stunting Kabupaten Enrekang Nurmiati Muchlis; Haeruddin Haeruddin; Nurul Susanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i1.1180

Abstract

Enrekang Regency is an area with quite a lot of stunting specific locations compared to several other districts in South Sulawesi. The purpose of this study was to analyze the pattern of human resource (HR) development in handling stunting in the work area of the health centers in Enrekang Regency. This research was carried out with a qualitative approach. The informants consisted of the head of the health office, and the head of each health center in the research location. Other informants were health cadres in two health centers working areas. Data were collected through observation, interviews and document studies. The results of the study indicate that the budget for stunting reduction is through BOK funds of health center. The existing budget will be distributed to all health centers in the Enrekang Regency area. HR development costs which consist of selection and recruitment costs as well as training and development costs are charged to the stunting BOK budget. Efforts to develop human resources for dealing with stunting include: training for cadres to accompany pregnancy; training of health cadres for early detection of stunting in toddlers; training to strengthen nutrition package interventions (supplementary food, vitamin A, blood-added tablets) for pregnant women and toddlers; training on monitoring the nutritional status of children under five; formation and training of nutrition post cadres; community training for smart mothers to prevent stunting; as well as the formation and training of occupational health business post cadres. There is no promotion stage because the contract staff's career development only lasts for a year. The available funds may not be used to finance capital expenditure activities, maintenance of buildings, vehicles, facilities and infrastructure, curative and rehabilitative activities, procurement of drugs, vaccines and medical devices.Keywords: stunting; handling; development pattern; human resourcesABSTRAK Kabupaten Enrekang merupakan daerah dengan lokasi khusus stunting yang cukup banyak dibanding beberapa kabupaten lain di Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Enrekang. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif. Informan terdiri dari kepala dinas kesehatan, dan masing-masing kepala puskesmas di lokasi penelitian. Informan lainnya yaitu kader kesehatan di dua wilayah kerja puskesmas. Data dikumpulkan melali observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggaran penurunan stunting melalui dana BOK puskesmas. Anggaran yang ada akan distribusikan untuk seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Enrekang. Biaya pengembangan SDM yang terdiri atas biaya seleksi dan rekrutmen serta biaya pelatihan dan pengembangan dibebankan pada anggaran BOK stunting. Upaya pengembangan sumber daya manusia penanganan stunting berupa: pelatihan kader pendamping kehamilan; pelatihan kader kesehatan deteksi dini stunting pada balita; pelatihan penguatan intervensi paket gizi (pemberian makanan tambahan, vitamin A, tablet tambah darah) pada ibu hamil dan balita; pelatihan pemantauan status gizi balita; pembentukan dan pelatihan kader pos gizi; pelatihan komunitas ibu cerdas cegah stunting; serta pembentukan dan pelatihan kader pos usaha kesehaan kerja. Tidak ada tahapan promosi karena dalam pengembangan karier tenaga kontrak hanya berlangsung hanya selama setahun. Dana yang tersedia tidak boleh dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan belanja modal, perawatan bangunan, kendaraan, sarana dan prasarana, kegiatan kuratif dan rehabilitatif, pengadaan obat, vaksin dan alat kesehatan.Kata kunci: stunting; penanganan; pola pengembangan; sumber daya manusia
Co-Authors A, Aan Andrian Saputra A. Rezki Amalia AP A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP A. Rizki Amelia AP Abna, Nurjannah Abna, Nurul Rafiqa Auliyah Achmad Noerkhaerin Putra Agustina Agustini, Tutik Ahmad, Mirna Ahri, Reza Aril Alatas, Idrus Alda Firzia Alfina Baharuddin Alfina Baharuddin Almaida Taurisa Alwi, Muhammad Khidri AM, Amran Rajak Amelia AP, A. Rizki Amelia, A Rizki Amelia, Andi Rizki Amir, Umair Al Amran Razak Amran Razak amrin Anas, Novita Sri Anas, Novitha Sri Andi M. A Yandini Andi Muhammad Multazam Andi Multazam Andi Rizki Amelia Andi Rizki Amelia Andri Anwar angriai, yayu Annissa Faradilla Anniza Fitrah Muhammad AP, A. Rizki Amelia AP, Andi Rizki Amelia AR, Armin Arifin, Hardiyanti Nur Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusydi Azizah, Wafiq Khalifatul Aznira Nurul Hidayah Baharuddin Semmaila Baharuddin Semmaila Basir Palu Bimo Tejomukti Purwanto Burhanuddin Chalid, Lukman Darmianti Dhea Maharani Dian Ayu Lestari Dirgahayu Lantara Een Kurnaesih Eka Wahyuni Eka Wahyuni Elfandari, Enno Ella Andayanie Ervina Faisal AR Pelu, Muhammad Fatmah Afrianty Gobel Fauziah, Khafifahtul Feby Triadi Firzia, Alda Fitrauni, Rika Fratiwi, A. Fira H. M. Tahir Abdullah Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hairuddin Hamzah, Wardiah Hariani Haruna, Ria Haerani Hasni Latif Hayatun Nufus Idham Idham Igusti, Nuryanggi Ikhram Hardi S Indah Faradiba Fitriana IRDAWATI Isma Hajriati Jasmin Ambar Labibah, Iffat Nurjihan Laksono Trisnantoro Liskha Ayuningrum Ludfia Ulfa M Ikhtiar Mansur Sididi Mansur Sididi Marjuni, Nurmaya Masriadi Mawaddah, Besse Mirna Ahmad Muh. Ikhtiar Muh. Rifo Rianto Muhammad Anugrah Pratama Muhammad Faisal AR Pelu Muhammad Ikhtiar Muhammad Kidri Alwi Muhammad Nusran Muhammad Tahir Abdullah Multazam, A M Multazam, Andi Multazam, Andi Muh. Nadya, Nur Nasrudin Nasrudin Andi Mappaware Nilam Sahratun Nadira Nisa, Azzahra Khaerun Nur Azizah Nur Azizah Fadilah Tunizah Nur Fadilla Nur Fitriany Sari Nur Khafifah Bardi Nur Setiawati Nuraeni Nuraeni Nurbaeti Nurbaety Nurbaety Nurfadilah, Dewi Nurfardiansyah Burhanuddin Nurgahayu Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurjannah Nurjannah Nurlena, Nurlena Nurul Kusumadewi Nurul Rahmayanty Nurul Susanti Nurul Susanti Nurwanah, Andi Nuryadin, Alfiyana Ramadhani Nusran, Muhammad Palu, Basir Paputungan, Ainun Putri Aighina Chikita Nanda Rahmayanti Tomasa Rahmayanty, Nurul Rahmi Fajarwati Rasyidin Abdullah Razak, Andi Yulinar Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rezky Aulia Yusuf Rika Fitrauni Rizki Amelia S, Haeruddin Saman, Ulfa Hi Samsir, Afifah Anan Hardian Samsualam, Samsualam Samsuar Samsuar Sapriadin Saiful Seknun, Amina Shamad, Ishaq Shintia Novotna Katoda Sitti Patimah Sri Rahayu Suparman St. Nurchaliza Damayanti Pratiwi Sudirman, Farah Zhafirah Suharni A. Fachrin Suharni Suharni Sulastri, Armis Suleman, Jihan Friska Putriani Sumarni Sumarni Sundari Sundari Susanti, Anggriani Sutra, Ayu Syamsu, Awaluddin Taslim, Ali Akbar Triana Amaliah Jayanti Triana Amaliah Jayanti Triska Ayu Fitriani Triska Ayu Fitriani Triwahyuningsih, Triwahyuningsih Tsamara, Riqqah Ulfa Sulaeman Ummu Kalsum Muslimin Bando Wahyu Wira Utami, Wahyu Wira Wahyuddin, Ashabul Wahidhan Wiratman, Avita Paradita Yahya, Githa Nurfaridha Yoniko, Vivi Alvionita Yulfikasari YULIATI Yuliati - Yusriani, Yusriani yusuf, Muhammad Rizky adipratama Yusuf, Rezky Aulia Yusuf, Rezky Aulia Zahrawi Astrie Ahkam Zulfarhanah Andi Hamid