Latar Belakang: Diare menjadi penyebab kematian balita di dunia. Komplikasi yang terjadi dari diare adalah dehidrasi. Dehidrasi akan memburuk jika kehilangan air dan elektrolit terjadi secara terus menurus dan tidak segera digantikan bisa menyebabkan syok hipovolemia yang dapat membuat gagal organ, hingga kematian. Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan diare adalah dengan edukasi kesehatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penatalaksanaan dehidrasi di rumah terhadap pengetahuan ibu dengan balita riwayat diare. Metode: Metode penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan bentuk desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi adalah ibu yang mempunyai balita dengan riwayat diare. Sempel yang digunakan 68 responden kelompok eksperimen (booklet dan demonstrasi) dan 68 responden kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel secara purposive. Pengumpulan data menggunakan kuisoner pengetahuan. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil: Hasil Uji Mann Whitney diperoleh nilai ρ 0,000 ( ρ < 0,05). Artinya H0 ditolak dan H1 diterima terdapat pengaruh edukasi penatalaksanaan dehidrasi di rumah terhadap pengetahuan ibu. Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi penatalaksanaan dehidrasi di rumah terhadap pengetahuan ibu.
Copyrights © 2024