Umbi bit (Beta vulgaris L.) merupakan tanaman yang memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi. Umbi bit dikonsumsi masyarakat hanya bagian daging sedangkan kulitnya dijadikan limbah. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa ekstrak umbi bit memiliki senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu golongan senyawa yang memiliki khasiat sebagai antioksidan yang mudah ditemukan di alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar flavonoid pada kulit umbi bit dengan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan baku pembanding kuersetin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit umbi bit memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin dan terpenoid. Hasil penelitian dengan metode kromatografi lapis tipis diperoleh nilai Rf sebesar 0,87 dan menghasilkan warna merah. Hasil dengan metode spektrofotometri UV-vis diperoleh hasil 262,2 mg QE. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol kulit umbi bit (Beta vulgaris L.) positif (+) mengandung flavonoid dengan kadar sebesar 262,45 mg QE/ g ekstrak.
Copyrights © 2023