Masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk dalam sebuah wilayah dinilai perlu untuk menghadirkan sebuah sikap, sekaligus tindakan untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan. Karena masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk itu berada pada ambang terjadinya sebuah konflik, daripada melahirkan sebuah perdamaian antar sesama. Masyarakat Kampung Mualaf di Desa Lembang Mesakada Kabupaten Pinrang merupakan salah satu model masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk. Lebih dari itu, beberapa masyarakat di sana juga ada yang melakukan praktik pindah agama (konversi agama). Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola komunikasi hubungan dialektik masyarakat Kampung Mualaf Desa Lembang Mesakada dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan tiga Teknik, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dari Rossman dan Rallis yang melibatkan beberapa proses, yaitu pengumpulan data, interpretasi data, dan pelaporan data. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat Kampung Mualaf di Desa Lembang Mesakada Kabupaten Pinrang dalam menjaga kerukunan ditandai dengan tiga hal, yakni sosialisasi lintas agama, kesadaran inklusif, dan silaturahim antarumat beragama. Dari ketiga hal itu, adanya korelasi atau kesesuaian dengan teori komunikasi hubungan dialektik dan konsep kerukunan antarumat beragama.
Copyrights © 2024