Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan numerasi siswa melalui hasil tes numerasi dan asesmen diagnostik serta untuk membandingkan temuan tersebut dengan penelitian terdahulu dan teori-teori pembelajaran numerasi yang relevan. Metode penelitian yang digunakan melibatkan tes numerasi dan asesmen diagnostik terhadap 29 siswa. Hasil tes numerasi menunjukkan bahwa 20 siswa berhasil menyelesaikan setidaknya lima dari tujuh soal yang diberikan, sementara sembilan siswa menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan lebih dari lima soal. Perbandingan dengan hasil asesmen diagnostik memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan numerasi siswa. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang holistik dan berkelanjutan dalam mengembangkan kemampuan numerasi siswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor individu, lingkungan, dan instruksional yang memengaruhi pembelajaran numerasi. Implikasi penelitian ini mencakup pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa, serta kontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik tentang pembelajaran numerasi di masa depan.
Copyrights © 2024