Sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dalam aktivitas produksi, distribusi, hingga konsumsi energi berperan sangat penting. Salah satu peranan penting energi ialah sebagai sumber bahan bakar. Dengan penggunaan bahan bakar tersebut akan berdampak pada menipisnya cadangan sumber daya. Oleh karena itu penggunaan energi alternatif menjadi salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Penumpukan sampah plastik menjadi salah satu permasalahan yang krusial. Plastik tidak mudah lapuk, ringan serta murah sehingga dapat berdampak pada berbagai sisi kehidupan. Untuk mengurangi sampah plastik salah satunya yaitu dengan metode pirolisis. Saat ini telah banyak dikembangkan penggunaan bahan bakar cair dari hasil pengelolahan sampah plastik. Dimana proses pirolisis sampah plastik menggunakan bahan plastik polypropylene dan plastik low density polyethylene sebanyak 10 kg/run dengan cara thermal cracking serta menggunakan zeolit alam sebagai katalis. Dengan menggunakan variabel waktu sebesar ( 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105, 120, 135, 150, 165, 180, 190) menit serta Temperatur (130, 140, 150, 160,170)0C . didapatkan nilai rendemen serta nilai kalor tertinggi pada temperatur 1600C dan waktu 135 menit sebesar 8,97 % serta nilai kalor 11124 kal/gr . Nilai kalor liquid produk hasil pirolisis PP dan LDPE mendekati nilai kalor bensin.
Copyrights © 2024