Perubahan iklim merupakan perubahan keadaan iklim yang dapat diidentifikasi dari perubahan sifat-sifat iklim yang menyebabkan fenomena ENSO yang terdiri atas El Niño dan La Niña. Perubahan iklim mempengaruhi erosi tanah melalui perubahan curah hujan dan kondisi hidrologi pada suatu DAS yang berdampak pada ekosistem dan kesejahteraan manusia. Salah satu faktor yang mempengaruhi erosi pada persamaan USLE adalah nilai erosivitas hujan yang berkaitan dengan curah hujan. Oleh karena itu, penelitian terkait pengaruh perubahan iklim terhadap faktor erosivitas hujan di DAS Buleleng perlu diteliti karena ini akan menjadi faktor langsung yang mempengaruhi erosi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perubahan iklim terhadap laju erosivitas hujan (R) secara spasial dan temporal untuk periode 2014-2022 di DAS Buleleng. Perubahan iklim dianalisis berdasarkan data curah hujan CHIRPS (Climate Hazards Group InfraRed Precipitation with Station Data) untuk mengetahui pola hujan selama periode penelitian. Nilai erosivitas dianalisis berdasarkan persamaan Bols. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan di DAS Buleleng pada periode 2014-2022 mengalami peningkatan sebanyak 30% dengan adanya fenomena ENSO dan IOD. Nilai rata-rata erosivitas hujan di DAS Buleleng mengalami peningkatan akibat perubahan iklim secara temporal selama periode penelitian sebanyak 56%. Secara spasial, erosivitas hujan terkonsentrasi di wilayah hulu DAS Buleleng dengan curah hujan tahunan tinggi.
Copyrights © 2024