Penelitian ini dilaksanakan sebagai respons terhadap rendahnya pemahaman siswa mengenai materi jenis usaha dan kegiatan ekonomi di Indonesia yang diajarkan oleh guru kepada kelas V di MI An Nur. Hasil observasi menunjukkan bahwa banyak siswa tidak mencapai nilai ketuntasan belajar minimal (KKM) yang ditetapkan untuk mata pelajaran IPS, yaitu 75. Namun, dari total 26 siswa, hanya 30,7% yang berhasil mencapai KKM, sedangkan sisanya, sekitar 69,3%, masih belum mencapai standar tersebut. Guru belum berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan nyaman, sehingga siswa merasa bahwa mata pelajaran IPS kurang menarik dan tidak memiliki makna. Hal ini mengakibatkan kurangnya perhatian siswa terhadap materi yang diajarkan, menghambat efektivitas proses belajar mengajar. Untuk mengatasi permasalahan ini, metode PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review) diterapkan sebagai solusinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penerapan metode PQ4R dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi jenis usaha dan kegiatan ekonomi di Indonesia dalam mata pelajaran IPS di kelas V MI An Nur. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus Kurt Lewin yang mencakup empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PQ4R dapat dikategori baik. Terjadi peningkatan dalam aktivitas guru dan siswa, dengan persentase guru meningkat dari 82,6% (siklus I) menjadi 91,3% (siklus II). Sementara siswa juga mengalami peningkatan aktivitas dari 80,4% (siklus I) menjadi 90,4% (siklus II). Tingkat ketuntasan belajar meningkat dari 77% (siklus I) menjadi 92% (siklus II), dan rata-rata nilai siswa meningkat dari 79,4 (siklus I) menjadi 89,4 (siklus II). Dari data tersebut dapat disimpulkan penerapan metode PQ4R efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V pada mata pelajaran IPS di MI An Nur Junwangi Sidoarjo
Copyrights © 2023