Perkembangan investor pasar modal di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat sehingga menyebabkan pergerakan pasar domestik yang semakin volatile. Dalam menghadapi permasalah tersebut, perusahaan atau Manajer Investasi dituntut untuk tetap dapat membentuk portofolio asset dengan expected return yang optimal dengan risiko yang terukur. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisa kemungkinan kombinasi yang dapat terbentuk menggunakan ESG Capital Market Indonesia 2022 dan instrument safe-haven menggunakan teori Markowitz dan metode Polynomial Goal Programming (PGP). Penelitian ini menggunakan data sekunder dan objek penelitian yang digunakan adalah ESG Capital Market Indonesia 2022 dan emas pada periode Januari 2007 sampai Desember 2022. Berdasarkan penelitian sebelumnya, pembentukan kombinasi portofolio menggunakan instrumen safe-haven menggunakan teori Markowitz dan metode Polynomial Goal Programming (PGP) dapat memberikan kombinasi portofolio investasi yang lebih baik ketika menghadapi krisis. Selanjutnya, masing-masing kombinasi yang terbentuk diukur kinerjanya menggunakan Sharpe Ratio. Hasil peneltian mengindikasikan bahwa teori Markowitz dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan metode PGP. Namun, memiliki nilai skewness dan kurtosis yang kurang optimum dibandingkan dengan metode PGP.
Copyrights © 2023