Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakberhasilan relokasi pedagang kaki lima di Gedung Intan Medina Garut, yang bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebabnya. Menggunakan desain kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan dari pemerintah disperindag, pedagang, dan pembeli sekitar. Analisis data didasarkan pada teori Dini Tri Haryanti yang mencakup kepadatan lokasi, kemungkinan berbelanja, kenyamanan, dan keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakberhasilan relokasi dipengaruhi oleh rendahnya jumlah pedagang dan tingkat keramaian, kelengkapan produk yang terbatas, kurangnya fasilitas penunjang seperti ruang informasi, tempat ibadah, dan toilet, serta keamanan yang kurang memadai dengan tidak adanya CCTV atau portal keluar masuk kendaraan, meskipun ada penjaga parkir. Selain itu, konstruksi gedung juga dinilai tidak layak untuk dihuni.
Copyrights © 2024