PT Dirgantara Indonesia merupakan perusahaan yang memproduksi pesawat terbang dan persenjataan. Pemantauan kualitas lingkungan industri penting dilakukan sebagaimana diatur dalam PMK No.70 Tahun 2016 tentang Standar dan Persyaratan Kesling Kerja Industri. Salah satu parameter kualitas air bersih yang wajib diperiksa adalah kadar mangan (Mn), jika konsentrasinya diatas baku mutu dapat berpengaruh terhadap kesehatan karyawan. Hasil pemeriksaan laboratorium kadar mangan pada air bersih di gedung perkantoran sebesar 0,66 mg/liter, sedangkan untuk baku mutu kadar mangan yang diperbolehkan adalah 0,5 mg/liter. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi kadar mangan pada air bersih yang biasa digunakan karyawan di gedung perkantoran dengan menggunakan filter bermedia Manganese Greensand dan Pasir Silika. Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen post test design with control dengan variabel bebas waktu kontak air dengan filter dan variabel terikatnya kadar mangan (Mn) air bersih yang digunakan di gedung perkantoran produksi. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara grab sampling, populasi sampel berupa reservoir gedung perkantoran bervolume 19 Liter. Pemeriksaan kadar mangan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan dengan waktu kontak tiga menit, lima menit dan tujuh menit menggunakan metode SNI 6989.5:2009 tentang Cara Uji mangan (Mn) secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) - Nyala. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan bermakna antara kadar mangan dengan variasi waktu kontak secara uji Kruskal Wallis. Persentase penurunan kadar mangan terbesar pada waktu kontak tujuh menit yaitu sebesar 87,36%. Penggunaan filter bermedia manganese greensand dan pasir silika efektif untuk proses pengolahan air bersih lanjutan di gedung perkantoran.
Copyrights © 2024