Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap praktik Fraud Government yang berkaitan dengan hak rakyat yang menjadi objek fraud melalui analisis makna puisi "Koruptor di Negeri Bisu" Karya Cucuk Espe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik penulisannya adalah deskriptif kualitatif. Analisis yang dilakukan adalah dengan menggunakan konsep semiotika Charles Sanders Pierce berdasarkan ikon, indeks, dan simbol dengan pendekatan akuntansi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Fraud Government cenderung memperburuk kesenjangan ekonomi yang merugikan negara karena dapat menurunkan kepercayaan investor terhadap negara. Puisi "Koruptor di Negeri Bisu" Karya Cucuk Espe dipilih sebagai subjek penelitian, sedangkan objek penelitian adalah semiotika dalam makna puisi tersebut. Waktu penelitian artikel ini dilakukan pada 12 April 2023 hingga 27 Mei 2023. Implikasi ditujukan kepada pemerintahan karena pejabat pemerintahan gagal dalam pemenuhan tugas membahagiakan rakyat dengan memberikan hak yang seharusnya diterima oleh rakyat. Penelitian sebelumnya lebih mengungkapkan makna dari sosial dan hukum, sedangkan dalam penelitian ini mengungkapkan makna dari sisi akuntansi
Copyrights © 2023