Kawasan Borobudur sebagai situs warisan budaya saat ini dapat diterjemahkan sebagai sebuah konstruksi cerita tentang keagungan masa lalu, penyesalan akan kehilangan, dan penyelamatan oleh otoritas kolonial, yang terarahkan oleh estetika yang dibangun pada masa kolonial. Tulisan ini membahas proses pembentukan pengetahuan historis tentang Borobudur dengan metode dekonstruksi sejarah berdasarkan analisis terhadap Babad Tanah Jawi, yang disusun dari akhir abad ke-18 sampaidengan awal abad ke-19 oleh kraton Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa Jawa Modern Awal Borobudur memiliki kualitas spiritual dalam kehidupan masyarakat, berbeda dengan sudut pandang otoritas kolonial.
Copyrights © 2022