Berkala Arkeologi
Vol. 40 No. 1 (2020)

INSTRUCTIONAL MEDIA IN THE XV CENTURY (A CASE STUDY OF WIDODAREN, GERBA, AND PASRUJAMBE INSCRIPTIONS): MEDIA PEMBELAJARAN PADA ABAD XV M (STUDI KASUS PRASASTI WIDODAREN, GERBA, DAN PASRUJAMBE)

Rakai Hino Galeswangi (Reno)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2024

Abstract

Abstract This study was aimed at analyzing and interpreting the instructional media existing in the classical period of the Hindu - Buddhist kingdoms. The object of the study was inscriptions found on the Semeru Slope, inclduing Widodaren, Pasrujambe, and Gerba. This study employed a qualitative method with an archeological-historical framework. The data was collected through a literature review and in-situ research of the inscriptions. The collected data was analyzed using a structural analysis in the forms of transliteration of the contents and meaning written at the inscriptions. The study found that there is evidence of the use of instructional media in teaching process. This finding is also supported by the NÄgaraká¹›tâgama and Bujaņga Manik manuscripts which narrate educational and moral values as one of the characteristics of instructional media. In addition, the instructional media serve as a tool support the teaching and learning process at that time. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menginterpretasikan temuan baru pada masa kerajaan Hindu - Buddha di Nusantara (masa klasik). Objek dari kajian penelitian ini adalah prasasti- prasasti dari Lereng Semeru yakni; Prasasti Widodaren, Pasrujambe, dan Gerba. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan kajian studi arkeologi-sejarah. Pengumpulan data dilaksanakan dengan studi kepustakaan dengan tinjauan data primer. Selanjutnya menggunakan analisis struktural berupa transliterasi terhadap isi dan makna yang tertulis pada ketiga prasasti tersebut. Hasil analisis menemukan adanya bukti-bukti penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran di Lereng Semeru yang didukung oleh sumber naskah yakni NÄgaraká¹›tâgama dan Bujaņga Manik. Ketiga prasasti yang menjadi objek kajian terbukti sebagai media pembelajaran tradisional yang berbahan dasar batu. Media pembelajaran sendiri adalah alat bantu dalam belajar mengajar. Lebih lanjut, ketiga batu prasasti tersebut berisikan pesan-pesan moral interaktif yang merupakan salah satu sifat dari media pembelajaran.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

berkalaarkeologi

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

We are a journal on archaeology published by the National Research and Innovation Agency every May and November each year. This journal seek to promote and shares research results and ideas on archaeology to the public. We covers original research results, ideas, theories, or other scientific works ...