The journey of living in a household does not always go as it should. If the household has a condition that is no longer aligned, then there is most likely a dispute that leads to divorce. Often divorce occurs because the father doubts his son,or because his wife commits adultery. When this happens, the husband can swear li'an which results in breaking the marriage and the relationship with his son. This study intends to examine the legal consequences of a child in the event of divorce due to li'an oath when the allegations of adultery are not proven to be true. This Research method uses normative juridical. The results showed that if it turns out that the swearing statement uttered by the husband is not proven to be true, then the divorce becomes void. Li'an's divorce was decent by his father's son as a result of li'an's divorce. The son is returned to his father, so that he again raises the rights and obligations between the child and the father. [Perjalanan hidup berumah tangga tidak selalu mulus, terkadang badai menerpa. Jika rumah tangga memiliki kondisi yang tidak selaras lagi, maka kemungkinan besar terjadi perselisihan yang berujung pada perceraian. Seringkali perceraian terjadi karena ayah meragukan nasab anaknya, atau karena istrinya berzina. Ketika hal ini terjadi, maka suami dapat melakukan sumpah li’an yang berakibat memutus hubungan perkawinan dan hubungan nasab dengan anaknya. Penelitian ini bermaksud mengkaji akibat hukum anak jika terjadi perceraian karena sumpah li’an padahal tuduhan perzinahan itu tidak terbukti kebenarannya. Metode Penelitian ini menggunakan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa apabila ternyata pernyataan sumpah yang diucapkan oleh suami itu tidak terbukti kebenarannya, maka perceraian menjadi batal. Batalnya perceraian karena li’an membatalkan pula pengingkaran terhadap anak oleh ayahnya sebagai akibat hukum dari perceraian li’an. Anak menjadi dinasabkan kembali kepada ayahnya, sehingga kembali menimbulkan hak dan kewajiban antara anak dan ayah.]
Copyrights © 2020