Naskah kuno merupakan dokumen dari masa lalu yang sangat penting karena merupakan sumber berharga untuk mempelajari sejarah dan budaya suatu bangsa. Oleh karenanya penting untuk terus menjaga dan melestarikan naskah kuno tersebut. Akan tetapi sebagain besar kondisi naskah kuno mengalami kerusakan baik karena faktor alam maupun perbuatan manusia. Salah satu upaya untuk menjaga kelestarian naskah kuno adalah dengan melakukan digitalisasi ke dalam bentuk citra digital. Tantangan dalam digitalisasi naskah kuno adalah kurang baiknya kualitas dokumen hasil digitalisasi seperti banyaknya noise, tidak terbaca, dan lain-lain. Untuk memperbaiki kondisi itu diperlukan langkah untuk memperbaiki kualitas citra digital naskah kuno tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan metode Bernsen. Metode Bernsen merupakan bagian dari Local Adaptive Thressholding yang memperbaiki kualias citra digital dengan mempertimbangkan pixel-pixel tetangganya. Pada penelitian ini metode Bernsen berhasil diterapkan untuk memperbaiki kualitas citra digital naskah kuno, meskipun kurang efektif. Tingkat keberhasilan metode Bernsen adalah 65 persen. Nilai ini lebih kecil daripada pengggunaan metode Otsu yang mencapai 85 persen, atau metode Sauvola yang mencapai 86,67 persen.
Copyrights © 2024