Untuk menentukan apakah kebijakan sistem zonasi pendidikan ini memecah atau mempersatukan masyarakat multikultural sangat tergantung pada penerapannya. Penting untuk diingat, bahwa dalam menyusun sistem zonasi, pemerintah dan lembaga pendidikan harus memperhatikan kebutuhan calon peserta didik yang beragam dan memastikan untuk tetap berfokus pada inklusi, pendidikan berkualitas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi calon peserta didik. Sistem zonasi mencipatakan peserta didik yang beragam sehingga dapat mendukung pendidikan multikultural tanpa mengancam kebhinekaan. Dengan itu, keduannya dapat berjalan seiring guna menciptakan lingkungan pendidikan yang beragam.
Copyrights © 2023