Pengkajian ini berkegiatan dengan maksud ingin melihat adakah pengaruh dari model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap keahlian bernalar kritis IPA murid kelas V SD Negeri Pasir Angin Kecamatan Megamendung. Pendekatan di pengkajian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode True Eksperimental. Desain penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. percontohan pada percobaan ini berjumlah 50 peserta didik. Tekniknya yakni observasi, tes, dan dokumentasi. Buah dari pengkajian ini menunjukan adanya selisih nilai keseluruhan regu percobaan dan regu pengawasan. Terlihat kenaikan rata-rata skor kecakapan dalam berpikir kritis di regu percobaan lebih besar bobotnya daripada regu pengawasan yaitu pada regu percobaan jumlah kenaikannya 9.08 sedangkan kelompok kontrol kenaikannya 4.92. Setelah dilakukan perhitungan dengan uji Independent Sample Test pada regu percobaan dan pengawasan diketahui thitung bernilai -0,262 dengan signfikansi 0,795. Didapatkan ttabel dari derajat kebebasan (dk) = (n1+n2)-2=48. Pada keadaan signifikan 5% adalah 2,011. Jadi thitung < ttabel dan nilai sig > 0.05 sehingga H0 dikabulkan dan Ha tidak dikabulkan dengan kesimpulan tidak memiliki pengaruh kecakapan dalam bernalar kritis yang disampaikan perlakuan model penelaahan kooperatif tipe jigsaw pada materi pelapukan tanah di kelas V SDN Pasir Angin 02.
Copyrights © 2019