Pemerolehan bahasa Indonesia pada anak tergantung pada bagaimana orang tua mengajarkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana anak balita usia 3-5 tahun di Lingkungan Polak Penyayang Kelurahan Gerunung menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi yang dikaitkan dengan tingkat pendidikan dan perekonomian orang tua mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa dalam tataran fonologi anak usia 3 tahun sudah mampu mengucapkan vokal a, i, u, e, o dengan jelas, hanya saja masih mengucapkannya dalam bentuk suku kata dan banyak terjadi perubahan fonem. Sedangkan pada usia 4 dan 5 tahun anak sudah lebih mampu memproduksi kata, frasa dan kalimat dengan benar. Pada tataran morfologi anak usia 3 tahun sudah mampu membentuk kata dasar, sedangkan pada usia 4 dan 5 tahun mampu memproduksi kata dalam bentuk frasa dan klausa tetapi sering terjadi penghilangan suku kata serta adanya pengulangan dalam pengucapan. Adapun pada tataran sintaksis, anak usia 3 tahun belum mampu membuat kalimat lengkap, anak usia 4 tahun mampu membuat klausa/kalimat sederhana, dan anak usia 5 tahun sudah mampu membentuk kalimat lengkap dengan unsur S-P-O-K walaupun sering tidak sesuai urutan. Adapun kaitannya dengan latar belakang orang tua dapat dikatakan bahwa tingkat pemerolehan Bahasa Indonesia anak sangat rendah dikarenakan orang tua orang tua mereka memiliki latar belakang sebagai pedagang di lingkungan pasar dan ibu rumah tangga dengan lulusan SMA/Sederajat ke bawah yang tidak terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi
Copyrights © 2022