Perilaku merokok pada remaja menujukkan prevalensi naik dari survey pada perokok usia 10-18 tahun berjumlah 7,2% naik menjadi 9,1% pada tahun 2013 hingga ke 2019. Perilaku merokok pada remaja tidak terlepas dari kehidupan sosial dan gaya hidup remaja yang dilakukan pada interaksi pola asuh didalam dan luar rumah antara orang tua dan remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok remaja laki-laki di SMAN 1 Sebawi Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Sebawi pada bulan 1 Januari sampai dengan 7 Februari 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang kelas X-XI di SMAN1 Sebawi berjumlah 76 orang. Sampel penelitian adalah seluruh siswa yang bersekolah di SMAN 1 Sebawi berjumlah 76 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data secara univariat dan bivariate menggunakan uji Chi Square. Kesimpulan dari penelitian dengan hasil uji Chi Square didapatkan signifikansi 0.000 (α < 0.05) menunjukkan ada hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok.
Copyrights © 2024