Interaksi kebudayaan Islam dan Eropa terjadi melalui usaha umat Islam untuk menyebarkan Islam dan memperluas wilayah kekuasaan mereka. Kebudayaan Islam masuk ke Eropa melalui tiga jalan. Yaitu penguasaan umat Islam atas Spanyol, penguasaan umat Islam atas Sisilia, dan melalui tragedi perang Salib yang membawa dampak positif yang signifikan bagi bangsa Barat. Melalui ketiga jalan inilah kebudayaan Arab masuk ke Eropa dan bahkan diadopsi oleh bangsa yang dikuasai. Masuknya Islam ke Spanyol diawali oleh tiga pahlwan, mereka yaitu Tharif, Thariq dan Musa, yang melakukan ekspansi dengan melakukan penyeberangan melalui selat diantara Maroko dan Eropa. Islam masuk di Sisilia pada masa pemerintahan Aghlabiyah melalui dengan selat Cartago. Masuknya Islam ke Eropa membawa dampak kemajuan yang sangat pesat dalam peradaban, antara lain kemajuan intelektual dan kemegahan bangunan. Kemajuan dunia barat (Eropa) tidak terlepas dari peranan pulau Sisilia, yang merupakan sarana yang paling penting dalam mentransfer khasanah ilmu pengetahuan dan kehidupan spritual umat Islam. Selain dalam bidang sains, pertanian, pertambangan turut mengalami kemajuan di bawah pemerintahan Islam. Kemunduran dan kehancuran Islam di Spanyol disebabkan beberapa hal, antara lain konflik penguasa Islam dengan penguasa Kristen, tidak adanya ideologi pemersatu, karena kesulitan ekonomi, tidak jelasnya sistem peralihan kekuasaan dan karena letaknya yang terpencil dari wilayah dunia Islam yang lain. Sedangkan kemunduran dan kehancuran Sisilia disebabkan adanya ketidakpuasan orang-orang Sisilia terhadap gubernur yang dikirim oleh penguasa Fatimah ke Sisilia sebagai reaksi ketidakpuasan ini, mengakibatkan umat Islam di Sisilia tidak solid dan loyal terhadap pemerintah.
Copyrights © 2022