Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Self-Control dan Loneliness terhadap Nomophobia pada Generasi Z. Metode penelitian ini menggunakan pendeketan Kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling melalui google form dengan total 296 responden. Alat ukur Self-Control adalah Self-Control Scale (SCS) oleh Tangney (2004) yang diadatasi oleh Arifin, H., (2020), Alat ukur Loneliness menggunakan Ucla Loneliness Scale short 8 (ULS-8) oleh Russell (1996) yang di adaptasi oleh Yildiz , et al., (2013), Alat ukur Nomophobia menggunakan The Nomophobia Qusetionnaire Scale (NMP-Q) oleh Yilidrim (2014) yang di adaptasi oleh Warsah, I., (2023). Pengelohan data menggunakan software Jamovi versi 2.3 dengan model Regresi Linear Berganda. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Self-Control berpengaruh secara negatif terhadap Nomophobia, Loneliness tidak berpengaruh terhadap Nomophobia, Self-Control dan Loneliness berpengaruh secara simultan terhadap Nomophobia sebesar 10.1% dengan nilai F 17.6 dan (p< 0.001). Self-Control dan Loneliness memiliki peran penting untuk mempengaruhi tingkat Nomophobia. Oleh karena itu, Gen Z yang sedang mengalami Loneliness dapat melakukan Self-Control untuk menghindari Nomophobia.
Copyrights © 2024