Penurunan fungsi sistem muskuluskeletal pada lansia berakibat pada meningkatnya kejadian jatuh. Hal tersebut menimbulkan perasaan takut jatuh lansia. Penggunaan alat bantu jalan merupakan salah satu faktor resiko peningkatan perasaan takut jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara alat bantu jalan dengan perasaan takut jatuh. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan melibatkan 111 lansia di Kota Depok dengan menggunakan multistage random sampling. Perasaan takut jatuh dinilai dengan menggunakan instrument Falls Efficacy Scale- International (FES-I) dan analisis bivariat menggunakan uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara penggunaan alat bantu jalan dengan perasaan takut jatuh (p value 0,0001). Perawat perlu mengetahui cara melakukan skrining dan mengenal faktor resiko perasaan takut jatuh pada lansia.
Copyrights © 2019