AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Kesultanan Aceh Darussalam dalam menguatkan moderasi beragama dan menolak radikalisme di Asia Tenggara pada masa kesultanan. Dengan mengkaji sejarah dan praktik keagamaan Kesultanan Aceh Darussalam, penelitian ini mengungkap bagaimana nilai-nilai Islam yang moderat diterapkan dalam kehidupan sosial dan politik. Kesultanan Aceh Darussalam tidak hanya berfungsi sebagai pusat kekuatan politik dan ekonomi, tetapi juga sebagai mercusuar keagamaan yang menekankan toleransi, kerukunan antar umat beragama, dan penolakan terhadap ekstremisme. Melalui pendekatan kualitatif yang mencakup analisis literatur sejarah, dokumen-dokumen kerajaan, serta narasi-narasi lokal, penelitian ini menemukan bahwa Kesultanan Aceh Darussalam berhasil membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai pentingnya moderasi beragama dalam konteks sejarah dan relevansinya dalam menghadapi tantangan radikalisme di era modern. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa nilai-nilai moderat yang diusung oleh Kesultanan Aceh Darussalam masih sangat relevan dan dapat dijadikan contoh dalam upaya membangun perdamaian dan stabilitas sosial di Asia Tenggara saat ini.Kata Kunci: Islam Pada Masa Kesultanan, Kajian Terhadap Kesultanan Aceh Darussalam, Moderasi Beragama dan Menolak Radikalisme.
Copyrights © 2024